Skip to content
Germany

Mosel

Tanaman merambat Riesling menempel pada lereng batu tulis yang begitu curam (hingga 65°) sehingga panen dilakukan dengan tangan menggunakan tali. Iklim sejuk Mosel dan batu tulis biru Devon menghasilkan wine dengan kemurnian luar biasa — sering hanya 7-8% alkohol.

At a Glance

Country
Germany
Climate
Cool Continental
Key Grapes
Riesling, Müller-Thurgau, Elbling
Soil Types
Blue slate, Gray slate, Red slate, Quartzite

Asal-usul dan sejarah

Mosel adalah kawasan anggur tertua di Jerman, menanam anggur sejak abad ke-2 Masehi pada zaman Romawi. Alat pres anggur Romawi yang ditemukan dekat Trier membuktikan sejarah panjang kawasan ini. Pada abad ke-19, Riesling Mosel diperdagangkan seharga Grand Cru Bordeaux dan merupakan anggur putih paling dihormati di Eropa. Setelah penurunan reputasi pada pertengahan abad ke-20, Mosel kini diakui kembali sebagai kawasan anggur putih terbaik dunia berkat kebangkitan Riesling kering.

Terroir dan iklim

Alur berkelok-kelok Sungai Mosel yang dramatis menciptakan lereng curam (beberapa kemiringannya melebihi 60%), menangkap paparan sinar matahari maksimal. Tanah inti adalah batu tulis Devon (Devonian slate), dengan batu tulis biru dan abu-abu yang menyerap dan melepaskan panas untuk membantu pematangan lambat. Sebagai salah satu kawasan terdingin di Jerman, iklim marginal ini memberikan Riesling keasaman setajam silet dan aroma yang halus.

Appellation utama

Mosel terbagi menjadi tiga subkawasan. Mittelmosel (Mosel Tengah) paling terkenal, dengan kebun legendaris di Bernkastel, Piesport, Wehlen, dan Graach. Saar lebih dingin, menghasilkan anggur dengan keasaman tajam. Ruwer menghasilkan gaya yang sangat halus dan ringan. Klasifikasi Grosse Lage dari VDP (Asosiasi Perkebunan Anggur Bergengsi Jerman) mengidentifikasi kebun terbaik.

Anggur ikonik

  • Egon Müller Scharzhofberger (Saar) — Salah satu anggur putih termahal di dunia
  • Joh. Jos. Prüm Wehlener Sonnenuhr (Mittelmosel) — Tolok ukur Riesling Mosel
  • Dr. Loosen Erdener Prälat (Mittelmosel) — Mahakarya manis di atas batu tulis merah
  • Markus Molitor Zeltinger Sonnenuhr — Ekspresi presisi dari perkebunan modern terkemuka