Prancis: Referensi Anggur Dunia
Prancis adalah produsen anggur terbesar kedua di dunia dengan sekitar 750.000 hektare kebun, lebih dari 360 AOC, produksi rata-rata 45–50 juta hektoliter/tahun, dan pendapatan ekspor sekitar €12 miliar. Konsep terroir — kombinasi tanah, iklim, ketinggian, dan tradisi — menjadikan Prancis tempat lahir dan ekspresi definitif dari Cabernet Sauvignon, Merlot, Pinot Noir, Chardonnay, dan Sauvignon Blanc.
Wilayah Utara
Champagne (49°N): tanah kapur, 34.000 ha, 300+ juta botol/tahun. Alsace: lembah sempit antara Vosges dan Rhine, Riesling dan Gewurztraminer, 51 Grand Cru. Burgundy: kampung halaman Pinot Noir dan Chardonnay, hierarki village/Premier Cru/Grand Cru di 29.500 ha. Beaujolais: Gamay di granit. Jura: Vin Jaune dari Savagnin, hanya 2.100 ha. Savoie: anggur pegunungan Alps dari Jacquère dan Mondeuse.
Bordeaux, Rhône, dan Mediterania
Bordeaux: wilayah fine-wine terbesar — 111.000 ha. Left Bank: Cabernet Sauvignon di kerikil. Right Bank: Merlot di tanah liat-batu kapur. Northern Rhône: Syrah di lereng granit curam, 4.700 ha. Southern Rhône: campuran Grenache, Châteauneuf-du-Pape, 60.000+ ha. Languedoc-Roussillon: terbesar berdasarkan volume, 230.000 ha. Provence: 40% rosé Prancis. Corsica: Nielluccio, Vermentino di granit.
Membaca Label dan Angka Penting
Tiga tingkat: AOC/AOP (paling ketat), IGP (lebih fleksibel), Vin de France (paling luas). Baca label: mulai dari nama appellation, lalu produsen, tahun vintage, tingkat kualitas. Merlot paling banyak ditanam di ~115.000 ha, diikuti Grenache (~90.000), Syrah (~65.000). Nilai terbaik: Languedoc, Cahors, Madiran, Muscadet.


