Asal-usul dan sejarah
Torrontés adalah varietas anggur putih paling khas dari Argentina, tercipta dari persilangan alami antara Muscat of Alexandria dan Criolla Chica (Mission). Varietas ini berkembang di Argentina selama ratusan tahun dan menjadi simbol wine putih Argentina. Meskipun memiliki aroma mirip Muscat, Torrontés menghasilkan wine yang sepenuhnya kering — sesuatu yang sering mengejutkan dan menyenangkan pencicip.
Wilayah penanaman
Salta, terutama Cafayate pada ketinggian 1.700 meter, adalah wilayah penanaman utama untuk Torrontés. Perbedaan suhu yang besar antara siang dan malam menjaga keasaman dan mengembangkan aroma. La Rioja dan San Juan juga menanam jumlah yang signifikan dalam gaya yang lebih lembut. Mendoza memproduksi jumlah yang lebih sedikit, tetapi minat terus meningkat.
Karakteristik wine
Torrontés menghasilkan wine dengan warna emas pucat dengan kilatan kehijauan. Hidung sangat ekspresif dengan mawar, melati, leci, persik putih, dan sitrus. Di mulut, wine terasa segar dengan keasaman moderat, mineralitas ringan, dan akhiran kering yang renyah. Gaya Cafayate dari dataran tinggi biasanya memiliki aroma lebih intens dan keasaman lebih segar berkat malam yang sejuk.
Padanan kuliner
Torrontés adalah pendamping ideal untuk masakan Asia, terutama masakan Thailand dan Vietnam dengan herba aromatik. Ceviche, sushi, dan makanan laut segar juga cocok dengan sangat baik. Salad dengan buah tropis, ayam panggang lemon, dan empanadas keju adalah kombinasi yang fantastis. Torrontés juga merupakan aperitif ideal untuk hari-hari musim panas yang panas.
Wine terkemuka
- Colomé Torrontés (Salta) — kebun anggur pada ketinggian rekor, aroma kompleks
- Etchart Cafayate Torrontés (Salta) — pelopor gaya Torrontés modern
- Susana Balbo Crios Torrontés (Salta) — segar, elegan, nilai luar biasa