Raksasa Anggur Prancis

Languedoc-Roussillon adalah kawasan produksi anggur terbesar di Prancis, membentang lebih dari 200.000 hektar dari Nîmes hingga perbatasan Spanyol. Dengan iklim Mediterania yang panas dan kering, tanah yang beragam, dan generasi baru produsen yang penuh ambisi, wilayah ini sedang berubah dari sumber wine murah menjadi kawasan wine paling mendebarkan di Eropa.
Sepanjang abad ke-20, wilayah ini mengutamakan kuantitas. Namun sejak tahun 1980-an, pencabutan kebun anggur berkualitas rendah, penanaman varietas unggul, dan pengurangan hasil per hektar membawa revolusi kualitas yang sesungguhnya.
Appellation Penting
- Corbières — Salah satu appellation terbesar di Prancis. Wine merah pekat dari Carignan, Grenache, dan Syrah di bukit batu kapur, dengan aroma herbal garrigue dan buah matang.
- Minervois — Tetangga Corbières, wine lebih lembut. Minervois-La Livinière adalah cru unggulan.
- Fitou — Appellation merah pertama Languedoc, wine bertenaga dari Carignan tua.
- Pic Saint-Loup — Bintang paling bersinar. Bukit tinggi dan udara lebih sejuk menghasilkan wine yang lebih elegan.
- Faugères dan Saint-Chinian — Tanah batu tulis menghasilkan wine kaya mineral dan segar.
Banyuls Dan Wine Manis Alami
Roussillon adalah kerajaan Vin Doux Naturel (wine manis alami): Banyuls dari Grenache di lereng curam tepi laut, adalah salah satu wine manis terbaik Prancis, pasangan sempurna untuk cokelat. Maury dan Rivesaltes juga merupakan harta karun yang patut dicari.
Mengapa Languedoc-Roussillon Adalah Peluang
Wine berkualitas AOC dengan harga mulai dari Rp 100.000-200.000, sementara wine premium dari Gérard Bertrand, Mas de Daumas Gassac, atau Domaine Gauby masih sangat terjangkau. Ini adalah wilayah yang memberikan nilai terbaik di Prancis.


