Asal-usul dan Sejarah
Analisis DNA telah mengkonfirmasi bahwa Syrah berasal dari tenggara Prancis, bukan dari Persia seperti yang diceritakan legenda. Varietas ini merupakan persilangan alami antara dua varietas langka dari lembah Rhône: Mondeuse Blanche dan Dureza. Appellation Hermitage dan Côte-Rôtie di Rhône Utara menetapkan reputasi premium Syrah. James Busby membawa varietas ini ke Australia pada tahun 1830-an, di mana ia dikenal sebagai Shiraz dan menjadi varietas merah paling populer di negara tersebut.
Wilayah Penanaman
Lereng curam berbatu granit di Rhône Utara menghasilkan Syrah yang paling dihormati di dunia, dengan Hermitage dan Côte-Rôtie sebagai standar. Di Barossa Valley dan Hunter Valley Australia, Shiraz menghasilkan wine yang pekat dan penuh buah yang terkenal secara global. Washington State, Central Coast California, Stellenbosch dan Swartland di Afrika Selatan juga semakin penting perannya.
Karakteristik Wine
Syrah menghasilkan wine berwarna ungu-hitam yang pekat. Aromanya intens meliputi buah hitam (blackberry, plum, zaitun hitam), lada hitam tumbuk, daging asap, dan violet. Syrah dari iklim sejuk di Rhône Utara menunjukkan ketenangan dengan mineral besi dan aroma asin. Shiraz dari iklim hangat condong ke buah matang, cokelat, dan eukaliptus. Kedua gaya memiliki tanin yang signifikan dan potensi penuaan yang panjang.
Padanan Makanan
Karakter berani Syrah membutuhkan hidangan yang sama beraninya. Domba panggang, daging rusa, dan babi hutan adalah pasangan ideal. Sosis merguez dan hidangan herbal Provence cocok sekali dengan aroma merica wine. Keju berumur seperti Manchego dan Comté, serta hidangan zaitun, melengkapi karakter gurih wine.
Wine Terkenal
- Jaboulet Hermitage La Chapelle (Rhône Valley) — salah satu wine merah paling ikonik Prancis
- Guigal Côte-Rôtie La Mouline (Rhône Valley) — Syrah single-vineyard di puncaknya
- Penfolds Grange (Australia Selatan) — wine paling terkenal Australia
- K Vintners "the Beautiful" (Walla Walla, Washington) — ekspresi Dunia Baru yang sangat dihargai