Skip to content
Winemaking

Kontak kulit

Kontak kulit adalah perendaman jus anggur putih yang berkepanjangan dengan kulitnya, menghasilkan yang disebut « orange wine ». Teknik kuno ini mengekstrak warna, tanin, dan kompleksitas aroma, memberikan tekstur dan kedalaman yang tidak biasa untuk wine putih.

Apa Itu Kontak Kulit?

Kontak kulit (skin contact) mengacu pada maserasi anggur putih dengan kulitnya selama berjam-jam, berhari-hari, atau bahkan berbulan-bulan sebelum atau selama fermentasi. Teknik ini, yang sangat tua di Georgia dan Friuli, mengekstrak tanin, warna, dan kompleksitas aromatik, menghasilkan apa yang disebut anggur oranye atau amber wine.

Durasi dan Efek

Kontak singkat (4-24 jam) menambahkan tekstur dan body tanpa banyak mengubah warna. Maserasi menengah (hari hingga minggu) menghasilkan warna emas dan kompleksitas tanin. Maserasi panjang (berbulan-bulan) menghasilkan anggur amber yang intens, dengan tanin yang menonjol dan aroma buah kering, madu, dan rempah.

Anggur Oranye di Dunia

Italia (Friuli-Venezia Giulia dengan Ribolla Gialla), Slovenia, Georgia, dan semakin banyak wilayah memproduksi anggur oranye. Di Spanyol, produsen dari Penedès, Catalonia, dan zona lain bereksperimen dengan teknik ini. Ini adalah anggur gastronomis serbaguna yang cocok dengan masakan pedas, fermentasi, dan hidangan umami.